Rangking Dunia Fajar/Fikri Bertahan di Peringkat Dua Usai juarai China Open | IVoox Indonesia

July 29, 2026

Rangking Dunia Fajar/Fikri Bertahan di Peringkat Dua Usai juarai China Open

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam pertandingan babak semifinal Japan Open 2026 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Sabtu (18/07/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

IVOOX.id – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bertahan di peringkat kedua dunia setelah menjuarai BWF World Tour Super 1000 China Open 2026, akhir pekan lalu.

Mengutip antara, berdasarkan daftar peringkat terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa, 28 Juli 2026, Fajar/Fikri mengoleksi 94.053 poin.

Mereka terpaut 25.846 poin dari pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang masih kokoh di puncak dengan 119.899 poin.

Fajar/Fikri belum beranjak dari posisi kedua meski menjuarai Super 750 Japan Open dan China Open dalam dua pekan berturut-turut.

Dalam dua turnamen tersebut, pasangan Indonesia itu selalu mengalahkan Kim/Seo pada partai puncak.

Fajar/Fikri menang 21-19, 21-17 pada final Japan Open sebelum kembali menundukkan pasangan nomor satu dunia tersebut dengan skor 16-21, 21-19, 21-19 pada final China Open di Changzhou, sepekan kemudian.

Gelar di Changzhou juga membuat Fajar/Fikri berhasil mempertahankan gelar China Open yang mereka raih pada 2025.

Sementara itu, pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang mencatat kenaikan paling besar di antara penghuni lima besar. Mereka naik dua tingkat ke posisi ketiga dengan 86.099 poin setelah mencapai semifinal China Open.

Langkah Liang/Wang pada turnamen Super 1000 tersebut dihentikan Fajar/Fikri.

Kenaikan pasangan utama China itu membuat Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia turun satu tingkat ke posisi keempat dengan 84.584 poin.

Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty juga turun satu posisi ke peringkat kelima. Pasangan India tersebut mengumpulkan 84.131 poin.

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin asal Malaysia bertahan di posisi keenam dengan 74.917 poin, sedangkan Chen Bo Yang/Liu Yi dari China naik dua tingkat ke urutan ketujuh dengan 73.345 poin.

Takuro Hoki/Yugo Kobayashi turun satu posisi ke peringkat kedelapan dengan 72.090 poin.

Wakil Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, turun satu tingkat ke posisi kesembilan dengan 70.786 poin.

Sabar/Reza belum memperoleh hasil maksimal dalam dua turnamen terakhir setelah sama-sama terhenti pada babak 16 besar Japan Open dan China Open.

Ben Lane/Sean Vendy asal Inggris naik satu tingkat untuk melengkapi 10 besar dengan 70.651 poin.

Di luar 10 besar, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tetap menjadi pasangan Indonesia dengan peringkat tertinggi berikutnya. Mereka bertahan di posisi ke-12 dengan 63.916 poin.

Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menempati peringkat ke-29 dengan 40.720 poin, sedangkan Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan berada di posisi ke-74 dengan 22.960 poin.

Nama Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin masih tercatat sebagai pasangan pada peringkat ke-78 dengan 20.770 poin atau naik dua tingkat dari pekan sebelumnya.

Jojo Naik ke Tiga Besar, Ubed Tembus Peringkat 25

Sementara tunggal putra Indonesia Jonatan Christie naik satu tingkat ke peringkat ketiga dunia, sedangkan Moh Zaki Ubaidillah menembus posisi ke-25 dalam daftar peringkat terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa, 28 Juli 2026.

Mengutip Antara, dalam peringkat BWF pekan ke-31, Jonatan mengumpulkan 89.231 poin. Ia bertukar posisi dengan wakil Denmark Anders Antonsen yang turun ke posisi keempat dengan 87.705 poin.

Kenaikan itu terjadi setelah Jonatan mencapai perempat final China Open 2026 di Changzhou, China, pekan lalu.

Langkah Jonatan dihentikan pemain muda Kanada Victor Lai setelah kalah dua gim langsung 14-21, 17-21, Jumat (24/7).

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua Jonatan dari Lai dalam dua pertemuan terakhir. Sebelumnya, Jonatan juga takluk 19-21, 8-21 pada final Indonesia Open 2026.

Jonatan kini berada di bawah Shi Yu Qi dari China yang memimpin peringkat dunia dengan 94.255 poin dan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand yang menempati posisi kedua dengan 91.215 poin.

Sementara itu, Christo Popov asal Prancis bertahan di peringkat kelima dengan 87.002 poin.

Juara China Open 2026 Chou Tien Chen tetap berada di posisi keenam, tetapi menambah koleksinya menjadi 84.280 poin.

Victor Lai naik satu tingkat ke peringkat ketujuh dengan 77.045 poin setelah mencapai semifinal China Open.

Li Shi Feng dari China turun satu tingkat ke posisi kedelapan dengan 70.483 poin, disusul Alex Lanier dari Prancis yang tetap berada di peringkat kesembilan dengan 70.215 poin.

Kodai Naraoka asal Jepang melengkapi kelompok 10 besar dengan 70.030 poin.

Di luar 10 besar, Alwi Farhan tetap berada di peringkat ke-11 dengan mengumpulkan 69.419 poin.

Alwi hanya terpaut 611 poin dari Naraoka yang menempati posisi ke-10.

Alwi sebelumnya sempat menembus 10 besar setelah menjuarai Australian Open 2026, tetapi turun satu posisi setelah rangkaian Japan Open dan China Open.

Pemain muda Indonesia lainnya, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed, naik satu tingkat dari peringkat ke-26 ke posisi ke-25 dengan mengoleksi 46.291 poin.

Pemain 19 tahun tersebut sebelumnya mencapai babak 16 besar Japan Open dalam penampilan perdananya pada turnamen Super 750 itu. Ubed absen di China Open.

Putri KW Bertahan di Peringkat Enam Dunia

Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat keenam dunia daftar peringkat tunggal putri Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terbaru yang dirilis Selasa, 28 Juli 2026.

Mengutip Antara, putri mengumpulkan 76.473 poin dan menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang berada dalam 50 besar dunia.

Pemain 24 tahun itu hanya terpaut 565 poin dari Han Yue asal China yang menempati peringkat kelima dengan 77.038 poin.

Namun, Putri juga mendapat tekanan dari mantan pemain nomor satu dunia Ratchanok Intanon. Pemain Thailand yang menduduki peringkat ketujuh itu mengoleksi 74.606 poin atau hanya tertinggal 1.867 poin dari Putri.

Putri mempertahankan posisinya setelah mencapai semifinal Super 750 Japan Open dan perempat final Super 1000 China Open dalam dua pekan terakhir.

Pada Japan Open, Putri membuat kejutan dengan mengalahkan pemain nomor dua dunia Wang Zhi Yi melalui pertandingan tiga gim 9-21, 21-17, 21-4 pada perempat final.

Perjalanannya pada China Open kemudian dihentikan pemain Jepang Tomoka Miyazaki. Putri sempat memenangi gim pertama sebelum kalah 21-16, 11-21, 9-21 pada perempat final.

Miyazaki menjadi pemain dengan kenaikan tertinggi di kelompok 10 besar setelah naik dua tingkat ke peringkat kedelapan dengan 68.106 poin.

Peringkat pertama tunggal putri masih ditempati An Se Young. Pemain Korea Selatan tersebut mengumpulkan 117.787.

Juara China Open Akane Yamaguchi naik satu tingkat ke peringkat kedua dengan 104.576 poin. Kenaikannya membuat Wang Zhi Yi turun satu posisi ke peringkat ketiga dengan 102.689 poin.

Chen Yu Fei tetap berada di urutan keempat dengan 91.451 poin, sedangkan Han Yue melengkapi lima besar.

Di antara pemain Indonesia lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan mencatat kenaikan terbaik dengan naik tiga tingkat ke peringkat ke-53. Thalita mengoleksi 30.601 poin.

Mutiara Ayu Puspitasari turun satu tingkat ke posisi ke-72 dengan 25.430 poin, disusul Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang juga turun satu posisi ke peringkat ke-73 dengan 24.862 poin.

Perubahan paling besar dialami Gregoria Mariska Tunjung. Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut turun 33 tingkat ke posisi ke-100 dengan 19.120 poin dari empat turnamen.

Penurunan Gregoria tidak terlepas dari panjangnya masa absen akibat masalah kesehatan yang membuat poin hasil turnamennya terus berkurang.

Gregoria mengundurkan diri dari pemusatan latihan nasional PBSI pada Mei lalu untuk memusatkan perhatian pada pemulihan kondisi kesehatannya.

Chiara Marvella Handoyo bertahan di peringkat ke-115 dengan 16.720 poin, sedangkan Dalila Aghnia Puteri turun satu tingkat ke posisi ke-120 dengan 16.330 poin.

Bilqis Prasista turun satu posisi ke peringkat ke-162 dengan 11.490 poin. Sausan Dwi Ramadhani berada di urutan ke-179 dengan 10.000 poin.

Rachel/Febi Salip Ana/Trias Naik ke Peringkat 12 Dunia

Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum naik dua tingkat ke peringkat ke-12 dunia, sekaligus melewati Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dalam daftar peringkat terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Mengutip Antara, berdasarkan peringkat BWF pekan ke-31 yang dirilis Selasa, 28 Juli 2026, Rachel/Febi mengumpulkan 58.326 poin dan kini menjadi ganda putri Indonesia dengan peringkat tertinggi setelah mencapai perempat final China Open 2026 di Changzhou, China, pekan lalu.

Pada turnamen Super 1000 tersebut, Rachel/Febi mengalahkan pasangan Amerika Serikat Lauren Lam/Allison Quynh Lee 17-21, 21-11, 21-19 pada babak 16 besar.

Langkah mereka kemudian dihentikan unggulan kedelapan asal China Li Yi Jing/Luo Xu Min setelah kalah dua gim langsung 18-21, 18-21 pada perempat final.

Sementara itu, Febriana/Meilysa atau Ana/Trias turun satu tingkat ke peringkat ke-13 dengan 56.174 poin dari 18 turnamen.

Ana/Trias langsung tersingkir pada babak pertama China Open. Hasil tersebut membuat mereka kini tertinggal 2.152 poin dari Rachel/Febi.

Posisi pasangan Indonesia berikutnya ditempati Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang bertahan di peringkat ke-16 dengan 53.363 poin dari 13 turnamen.

Indonesia dengan demikian memiliki tiga pasangan dalam 20 besar dunia, yakni Rachel/Febi, Ana/Trias, serta Amallia/Fadia.

Di papan atas, Liu Sheng Shu/Tan Ning masih kokoh sebagai pasangan nomor satu dunia. Ganda putri China itu mengumpulkan 115.317 poin dari 16 turnamen setelah menjuarai China Open.

Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto naik satu tingkat ke posisi kedua dengan 97.006 poin setelah menjadi finalis China Open.

Kenaikan Fukushima/Matsumoto membuat pasangan Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee turun satu tingkat ke posisi ketiga dengan 94.254 poin.

Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian naik dua tingkat ke posisi keempat setelah mengumpulkan 90.460 poin. Pasangan China itu melewati Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia yang bertahan di urutan kelima dengan 86.800 poin.

Di luar pasangan utama Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine tetap berada di peringkat ke-32 dengan 39.700 poin.

Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani turun satu posisi ke peringkat ke-45 dengan 28.060 poin.

Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu naik tiga tingkat ke posisi ke-55 dengan 26.260 poin, meski keduanya kini tidak aktif. Sedangkan kombinasi Lanny/Amallia berada di peringkat ke-62 dengan 24.550 poin.

Nama Apriyani/Siti Fadia juga masih tercatat pada peringkat ke-90 dengan 16.300 poin. Posisi tersebut berasal dari poin pasangan lama mereka.

Sementara Indonesia masih tanpa wakil dalam daftar 10 besar ganda campuran dunia pada peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pekan ke-31.

Mengutip Antara, berdasarkan daftar peringkat yang dirilis Selasa, 28 Juli 2026, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi pasangan Indonesia dengan peringkat tertinggi meski turun dua tingkat ke posisi ke-13 dunia dengan mengumpulkan 53.250 poin.

Jafar/Felisha sebelumnya ditarik mundur dari Japan Open dan China Open 2026 karena cedera pergelangan kaki Felisha belum pulih.

Absennya mereka dalam dua turnamen beruntun membuat Jafar/Felisha tidak memiliki kesempatan menambah poin dari rangkaian turnamen Asia Timur.

Pasangan Indonesia berikutnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, turun empat tingkat ke peringkat ke-20 dengan 47.790 poin.

Amri/Nita tersingkir pada babak pertama China Open setelah kalah dua gim langsung 13-21, 16-21 dari pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Sementara itu, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata naik satu tingkat ke peringkat ke-23 dengan 44.460 poin.

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga naik satu posisi ke peringkat ke-24. Mereka mengumpulkan 44.290 poin atau hanya tertinggal 170 poin dari Marwan/Aisyah.

Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana yang sudah tidak bersama turun satu tingkat ke posisi ke-30 dengan 40.060 poin, sedangkan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti turun dua posisi ke peringkat ke-39 dengan 36.130 poin.

Pergerakan terbesar di antara pasangan Indonesia dicatat Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Rehan/Gloria terjun 13 tingkat ke peringkat ke-95 dunia dengan 16.100 poin.

Di papan atas, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dari China masih memimpin peringkat dunia dengan 106.500 poin.

Pasangan China lainnya, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, bertahan di posisi kedua dengan 90.850 poin, diikuti Christiansen/Boje pada peringkat ketiga dengan 89.270 poin.

Dechapol/Supissara menempati posisi keempat dengan 87.670 poin, sedangkan Thom Gicquel/Delphine Delrue asal Prancis berada di urutan kelima dengan 82.200 poin.

Juara China Open Guo Xin Wa/Chen Fang Hui bertahan di peringkat keenam dengan 82.070 poin atau hanya tertinggal 130 poin dari Gicquel/Delrue.

0 comments

    Leave a Reply